

Catriona Maddocks & Gindung MC Feddy Simon
Catriona Maddocks dan Gindung Mc Feddy telah berkolaborasi sebagai duo seniman selama tujuh tahun. Catriona merupakan seniman, peneliti, dan kurator asal Inggris. Sementara itu, Gindung Mc Feddy Simon adalah seniman, musisi, dan penggerak kebangkitan budaya dari Ranau, Sabah. Bersama-sama, mereka melakukan riset di Sarawak, Sabah, dan Kalimantan untuk menelusuri instrumen-instrumen musik adat, dengan fokus khusus pada boat lute khas Borneo.
Selain kerja lapangan, mereka juga berkolaborasi dengan museum-museum internasional, termasuk Pitt Rivers Museum di Oxford dan British Museum, dalam meninjau arsip-arsip koleksi serta menghadirkan kembali suara dan perspektif komunitas adat ke dalam basis data museum.
Selama empat tahun terakhir, mereka juga aktif menanam padi di tanah leluhur milik Gindung. Praktik ini beserta dokumentasinya telah dipamerkan di berbagai wilayah, antara lain Sabah, Sarawak, Brunei Darussalam, Kalimantan Tengah, dan Kuala Lumpur.


Judul : Jamin?
Medium : Video Winnowing tray, Padi
Tahun : 2022 - 2025
Pagar & Padi adalah proyek seni lahan (land art) yang diwujudkan melalui penanaman padi membentuk kata “JAMIN”di atas tanah leluhur di Ranau, Sabah. Dikembangkan selama empat tahun bersama komunitas lokal, karya ini merespons janji-janji yang diberikan kepada masyarakat adat Sabah saat pembentukan Malaysia pada tahun 1963 termasuk jaminan atas otonomi tanah, kebebasan beragama, dan hak untuk menjalankan adat istiadat.
Proyek ini mengacu pada metode tradisional pertanian padi dan melibatkan kerja gotong royong, menekankan pentingnya pengetahuan lokal dan kerja kolektif dalam pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Seiring waktu, JAMIN juga menjadi catatan hidup atas perubahan mulai dari pembangunan jalan baru yang mengubah fungsi lahan, hingga pola cuaca yang semakin tak menentu akibat krisis iklim. Saat hasil panen tak menentu dan lanskap terus bergeser, karya ini mengajukan pertanyaan: apa yang sebenarnya dijamin, dan dengan pengorbanan apa?
Melalui penggunaan tanah sebagai medium, JAMIN berfungsi sebagai pernyataan visual sekaligus dokumentasi jangka panjang atas perubahan, mengajak kita merenungkan hubungan antara kebijakan, lingkungan, dan realitas keseharian masyarakat pedesaan.
